Jumat, 19 November 2010

Obat Alami dari Dapur

Obat Alami dari Dapur

KOMPAS.com — Apakah Anda sering berkumur dengan air garam untuk mengurangi sakit tenggorokan? Atau minum segelas susu panas untuk membantu Anda tidur? Solusi alami mungkin memiliki pengaruh medis yang dapat mengobati Anda dari beberapa penyakit ringan.

Menurut Dr Rob Hicks, dokter umum dan dokter rumah sakit dalam bukunya Old Fashioned Remedies From Arsenic To Gin mengatakan, banyak dari pengobatan rumah benar-benar tampaknya memiliki efek positif. "Jika ilmu pengetahuan belum dapat membuktikan bahwa pengobatan rumah dapat bekerja dengan baik, namun jika tidak akan membahayakan Anda, pengobatan itu layak dicoba," kata Dr Hicks.
Berikut tips Dr Hicks mengenai pengobatan rumah yang biasa dilakukan dan dianggap paling efektif:

1. Napas bau

Tomat: Makanlah tomat dua hingga tiga buah sehari untuk mencegah bau mulut atau halitosis. Napas beraoma tidak sedap sebenarnya disebabkan oleh senyawa belerang berbau busuk yang dihasilkan oleh bakteri yang berkembang dalam lingkungan minim oksigen, seperti bagian belakang lidah. Sementara tomat mengandung senyawa yang disebut ionones, yang dianggap menetralkan senyawa belerang tersebut.

Yoghurt: Makan secangkir kecil yoghurt setiap hari sebab bakteri aktif dalam yoghurt dapat menghambat bakteri penyebab bau.

Wortel: Makanlah wortel mentah jika berpikir napas Anda bau. Napas bau sering disebabkan oleh partikel makanan yang membusuk dan terjebak di antara gigi. Bila Anda mengunyah wortel maka akan merangsang produksi air liur, yang membantu menghilangkan partikel makanan. Serat dari wortel juga bertindak seperti sikat gigi pada gigi dan gusi.

2. Memar

Cuka: Rendam bagian yang memar di cuka dingin dan diamkan dari 10 sampai 20 menit. Memar sendiri terjadi ketika terjadi benjolan pembuluh darah dan kebocoran darah di bawah kulit yang menyebabkan pembengkakan, perubahan warna dan rasa sakit. Fungsi cuka ialah meningkatkan aliran darah dekat permukaan kulit dan membantu untuk menghilangkan darah menggumpal di daerah memar.

Bawang: Campur parutan bawang dengan sedikit garam dan letakan pada memar itu selama 10 menit. Bawang kaya quercetin, pigmen pada tanaman yang anti-inflamasi sehingga dapat mengurangi pembengkakan di sekitar memar Anda.

3. Bau badan

Lobak: Pertama jus lobak dengan food processor, kemudian tempatkan jus tersebut dalam kain yang diikat menyerupai buntalan. Setelah mandi, gosokan buntalan berisi jus lobak tersebut ke ketiak dan kaki dan biarkan hingga kering. Lobak sendiri mengandung anti-bakteri dan anti-jamur.

Soda bikarbonat: Gunakan soda bikarbonat untuk menetralkan dan menghilangkan bau badan. Soda bikarbonat menyerap keringat, cairan, dan zat lainnya yang berkaitan dengan bau badan. Bisa juga digunakan pada kaki berkeringat juga.

4. Sembelit

Lidah buaya: Jus dari tanaman ini mengandung bahan kimia yang disebut glikosida antrakinon, yang dapat membantu mengurangi sembelit dengan merangsang usus.

Mentimun: Makan seperempat mentimun sehari. Tanaman yang kaya cairan dan serat ini memiliki efek laksatif ringan yang membantu mengatasi kerja usus di perut yang lamban.

Liquorice: Kunyah dan telanlah campuran teh liquorice ini dengan air hangat dan minum. Minuman ini juga dikenal sebagai obat pencahar.

5. Batuk dan flu

Teh thyme: Berkumurlah dengan teh thyme (dibuat dengan menuangkan air mendidih , taruh beberapa teh dan biarkan hingga agak dingin). Panas yang berasal dari teh thyme akan membantu melepaskan zat aktif timol yang merupakan antiseptik yang kuat.

6. Ketombe

Minyak kelapa: Pijat ke kulit kepala dengan minyak kelapa dan biarkan semalam, kemudian baru bilas. Ulangi bila dirasa perlu. Banyak kasus ketombe disebabkan oleh infeksi jamur dan minyak kelapa mengandung asam aura dan kaprilat, yang memiliki sifat anti-virus dan anti-jamur.

7. Diare

Apel: Parut apel yang tidak dikupas dan biarkan di piring selama 15-20 menit sampai berubah warna menjadi coklat, kemudian makan. Pektin dalam apel dapat mengurangi peradangan. Buah ini juga mengandung asam malat dan tartrat yang dapat mengatur keasaman perut. Membiarkan buah hingga coklat membuat senyawa yang dibutuhkan lebih banyak tersedia. Gula merah: Minumlah larutan 1-2 sendok teh gula merah yang dicampur dengan air hangat untuk meredakan diare. Molase dalam gula merah tampaknya memiliki sifat disinfektan yang membantu membunuh organisme menginfeksi sehinga terjadi diare.

8. Eksim

Kunyit: Campur minyak kelapa dengan bubuk kunyit dan paparkan di daerah yang terkena selama lima menit. Hal ini dapat diulang dua sampai tiga kali sehari. Kunyit sendiri mengandung zat kimia yang disebut curcumin, yang diyakini memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan.

Teh: Rebus 4 kantong teh dalam air mendidih selama 10 menit. Biarkan dingin, kemudian peras dan ambil cairannya dan paparkan di daerah yang terkena dengan menggunakan kain. Tannin dalam teh berguna sebagai zat untuk mengurangi peradangan.

9. Nyeri sendi

Kemangi: Minumlah teh yang dibuat dengan menuangkan air mendidih pada segenggam daun kemangi sebanyak dua kali sehari. Minyak eugenol dari tanaman ini akan muncul untuk memblokir efek dari enzim siklooksigenase-enzim yang memicu peradangan dan nyeri.

Kina: Minumlah beberapa gelas per hari. Kina diduga memiliki efek anti-inflamasi dan penghilang rasa sakit.

Kunyit: Rebuslah kunyit dengan air mendidih, ketika cukup dingin paparkan di daerah yang sakit dengan ditutupi plastik dan biarkan selama 20-30 menit, dua kali sehari. Bahan aktif kunyit, yaitu cucumin, memiliki efek anti-inflamasi.

10.Sindrom pramenstruasi (PMS)

Kubis: Kurangi nyeri perut bagian bawah dengan menempatkan daun kubis langsung dari lemari es pada perut. Mereka akan memiliki efek yang sama seperti kompres dingin.

Bawang merah: Makan setengah siung bawang setiap hari pada hari-hari menjelang haid. Hormon berfluktuasi selama waktu dan kromium dalam bawang diyakini memiliki efek menetralkan.

Gula merah dan jahe: Tambahkan jahe segar dan gula merah sampai air hangat dan minum dua kali sehari. Jahe adalah obat penghilang rasa sakit alami. Dan nutrisi dalam gula coklat-tranquillise juga mengurangi rasa nyeri pada sistem saraf.

11.Stres

Cengkeh: Mandi dengan beberapa tetes minyak cengkeh. Minyak, yang mempunyai sifat membunuh rasa sakit secara alami akan meresap ke dalam kulit, meningkatkan sirkulasi untuk mengendurkan otot.

12.Sakit gigi

Lobak: Parut lobak kecil dan paparkan pada gusi dekat gigi yang sakit. Lobak mengandung senyawa yang disebut allyl isothiocyanate sintetis yang digunakan sebagai anestesi topikal.

13. Asam urat

Lavender: Kompres daerah yang terkena asam urat dengan rebusan lavender sampai mendingin. Lavender berfungsi mematikan rasa sakit dan anti-inflamasi dan anti-rematik.

14. Sakit kepala

Pisang: Tumbuk pisang yang sudah dikupas kulitnya lalu letakkan di area sakit kepala sampai 15 menit (ulangi sesering diperlukan). Sakit kepala disebabkan oleh perubahan dalam pembuluh darah. Buah pisang tinggi magnesium, yang dapat membantu untuk rileks pembuluh darah.

Bawang: Taruh potongan bawang mentah di belakang leher sebagai kompres dingin untuk meringankan ketegangan leher yang dapat menyebabkan sakit kepala.

Sumber : http://health.kompas.com/index.php/read/2010/09/14/15223971/Obat.Alami.dari.Dapur-12

Comments :

0 komentar to “Obat Alami dari Dapur”

Poskan Komentar

Diabetes, Jangan Tunggu Bergejala!

Tidak sedikit penderita diabetes melitus yang terkejut ketika dinyatakan mereka mengidap diabetes karena mereka sama sekali tak merasakan adanya gejala. Diabetes berkembang secara bertahap dan tidak selalu memperlihatkan gejala. Sekalipun ada, biasanya hanya beberapa tanda. Ini umumnya terjadi pada diabetes tipe dua. Selengkapnya...

Blog Archive

 

Copyright © 2009 by SegarBugar

Template by Blogger Templates | Powered by Blogger