Wellcome To Info Healt

Diberdayakan oleh Blogger.

what time


Tampilkan postingan dengan label Sirup Buah Kersen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sirup Buah Kersen. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Maret 2011

Sirup Buah Kersen, Penyembuh Asam Urat

Sirup Buah Kersen, Penyembuh Asam Urat
SIAPA tidak kenal kersen (muntingia calabura L) atau talok yang buahnya kecil dan manis. Di beberapa daerah seperti di Jakarta, buah itu juga dinamai ceri. Nama-nama lainnya di beberapa negara adalah datiles (Philipina) dan kerukup siam (Malaysia). Juga dikenal sebagai Singapore cherry (Inggris) dan Japanse kers (Belanda) di mana dari sinilah istilah kersen berasal.

Buah kersen di daerah Srilangka sering diawetkan dan dibuat selai jam fruit. Buah itu sangat digemari di Mexico dan umumnya dijual pada pasar-pasar tradisional dalam jumlah yang banyak. Di Asia Tenggara, kersen merupakan salah satu jenis pohon pinggir jalan yang umum sekali dijumpai, terutama di wilayah-wilayah yang kering. Kersen tumbuh sendiri di pekarangan dan sepanjang halaman muka rumah, di tempat yang tak ada pohon lain dapat tumbuh.

Karena masih kurangnya pemanfaatan buah kersen, mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA Fakultas MIPA UNY yaitu Nugrahini Dwi dan Maya Istikhomah, meneliti buah kersen untuk mengetahui kandungan gizinya dan berhasil membuat produk olahan kersen berupa sirup sebagai salah satu upaya meningkatkan nilai guna dari buah kersen.

Menurut Nugrahini, ditinjau dari segi kandungan gizinya buah kersen tidak kalah dengan buah yang lain misalnya mangga. Kandungan vitamin C buah mangga 30 mg, sedangkan pada buah kersen 80,5 mg, selain itu kandungan kalsium pada buah kersen 124,6 mg, jauh lebih banyak dari buah mangga yang hanya 15 mg.

"Di Indonesia secara tradisional buah kersen digunakan untuk mengobati asam urat dengan cara mengkonsumsi buah kersen sebayak 9 butir 3 kali sehari dan terbukti dapat mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan dari penyakit asam urat," ungkapnya seraya menambahkan, rebusan daun kersen juga memiliki khasiat anti radang dan menurunkan panas bahkan kandungan dan rebusan daun kersen ternyata dapat berkhasiat sebagai pembunuh mikroba berbahaya dan dapat digunakan sebagai anti septik.

Cara Membuat

Maya, menerangkan cara membuat sirup kersen. Bahan-bahannya meliputi buah kersen masak, air, gula putih, kayu manis, garam, vanilla, pewarna makanan dan alat yang digunakan adalah ember, panci, penumbuk (cobek), saringan dan botol untuk mengemas.

Buah Kersen dipilih yang sudah matang (berwarna merah) lalu dicuci hingga bersih. Daging buah kersen dipisahkan dari kulitnya dengan cara di tumbuk lalu direbus dengan perbandingan 1 bagian air dengan 3 bagian kersen. (1:3).

Kersen lalu dicampur dengan gula dengan perbandingan 1:2 beserta vanilla, garam, dan kayu manis secukupnya sampai mendidih dan harus terus diaduk. Setelah mendidih sirup kersen disaring untuk menghilangkan ampas dan diberi pewarna agar lebih menarik dan dikemas dalam botol.

"Produk olahan dari kersen ini tidak menggunakan bahan kimia apapun semuanya alami. Oleh karena itu, produk olahan ini lebih sehat daripada produk yang ada di pasaran pada umumnya,'' katanya.

Dikemukakan, kebanyakan produk di masyarakat seperti halnya sirup yang telah ada, pada umumnya hanya memberikan rasa dan kesegaran saja saat meminumnya, dan tidak mempunyai kelebihan atau manfaat bagi kesehatan khususnya.

Oleh karena itu produk olahan kersen itu nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya untuk kesehatan tubuh karena terkait dengan khasiat yang dimiliki oleh kersen yaitu dapat mengobati asam urat.

Sumber : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/sehat/2011/03/09/587/-Sirup-Buah-Kersen-Penyembuh-Asam-Urat

(Bambang Unjianto/CN26)


Read More......

Diabetes, Jangan Tunggu Bergejala!

Tidak sedikit penderita diabetes melitus yang terkejut ketika dinyatakan mereka mengidap diabetes karena mereka sama sekali tak merasakan adanya gejala. Diabetes berkembang secara bertahap dan tidak selalu memperlihatkan gejala. Sekalipun ada, biasanya hanya beberapa tanda. Ini umumnya terjadi pada diabetes tipe dua. Selengkapnya...

Agar Otak Tetap Berbobot

Agar Otak Tetap Berbobot

Agar Otak Tetap Berbobot

Kamis, 29 Juli 2010 | 15:46 WIB

Kompas.com - Seiring usia, kemampuan daya ingat bisa menurun. Tunda dengan langkah sederhana berikut:

Tidur cukup

Kita perlu tidur sebanyak 7-8 jam sehari untuk menjaga kesehatan otak. Saat kita cukup beristirahat, otak mengumpulkan berbagai informasi yang masuk dan menyusunnya dengan benar. Sebaliknya, kurang tidur bisa mengganggu performa dan suasana hati.

Rekomendasi: lakukan meditasi

Meditasi dapat menghasilkan gelombang gama di otak. Gelombang ini diasosiasikan dengan perhatian, daya ingat, dan kemampuan belajar. Peneliti dari Emory University menemukan bahwa mereka yang rajin bermeditasi cenderung terhindar dari risiko kepikunan dan kerusakan otak.

Makan sebuah apel setiap hari

Apel mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan kadar asetilkolina di otak. Selaini tu, apel juga mengandung kuersetin, atau sejenis flavonoid yang berfungsi melindungi sel otak dari radikal bebas.

Rekomendasi: asup makanan mengandung omega-3

Omega-3 banyak terdapat pada ikan salmon, tuna, dan tongkol. Asam lemak ini bermanfaat untuk meningkatkan komunikasi antar sel saraf. Penelitian terbaru menyebutkan omega-3 dapat melindungi sel otak dari risiko Alzheimer.

Rajin berolahraga

Olahraga tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga otak. Ketika berolahraga, otak menghasilkan BDNF (brain-derived neurotrophic factor), sejenis protein yang berfungsi menguatkan neuron. Otak yang mengandung banyak BDNF mampu menampung informasi lebih banyak. Untuk meningkatkan kadar BDNF, latukan latihan aerobik secara rutin. Penelitian lain menyatakan berjalan kaki memberi manfaat yang sama.

Rekomendasi: tambah latihan dengan angkat beban

Penelitian terbaru menemukan bahwa olahraga yang ditujukan untuk pembentukan otot, seperti yoga dan angkat beban, dapat meningkatkan kadar senyawa kimia yang mempengaruhi pertumbuhan neuron.

Editor: Anna | Sumber :Prevention Indonesia Dibaca : 73

Sumber: http://health.kompas.com/read/2010/07/29/15460650/Agar.Otak.Tetap.Berbobot


Kasiat Alpokat

Terpikat Khasiat Alpukat

Jumat, 2 Juli 2010 | 11:22 WIB

KOMPAS.com — Alpukat, meskipun kandungan lemaknya tinggi yakni sekitar 16 persen, tetapi lemak yang terkandung dalam buah berwarna hijau ini aman dan malah menyehatkan. Hal itu karena sekitar 63 persen unsur penyusunnya adalah asam lemak tak jenuh, terutama asam lemak tidak jenuh tunggal.

Diet alpukat yang kaya asam lemak tak jenuh ini dapat menurunkan kolesterol LDL (low density lipoprotein) yang dapat merugikan kesehatan. Lemak tidak jenuh tunggal juga mempunyai aktivitas antioksidan yang menjaga tubuh dari kerusakan arteri akibat keganasan kolesterol LDL.

Buah alpukat juga kaya vitamin A dan karoten yang baik. Demikian juga dengan mineral kalium dan rendah natrium. Dilaporkan, makanan yang kadar kaliumnya tinggi dan natriumnya rendah adalah makanan yang sehat untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Menurut dr Samuel Oetoro, SpGK, ahli gizi dari Semanggi Spesialis Clinic, orang yang menderita diabetes sangat disarankan untuk mengonsumsi buah alpukat. "Kandungan omega-9 dan seratnya sangat baik untuk menjaga kadar gula darah," katanya dalam peringatan Hari Buah Internasional di Jakarta, Kamis (1/7/2010).

Buah alpukat juga bisa dimanfaatkan untuk kecantikan, misalnya saja, mengatasi tumit pecah-pecah atau kulit kering dengan cara diblender dan dijadikan masker. Potongan buah alpukat yang diiris tipis-tipis mirip lempengan juga bisa digunakan untuk mengatasi mata lelah dan sembab.

Sementara itu, alpukat yang sudah dihaluskan dan dicampur dengan jeruk bisa dimanfaatkan sebagai penghitam rambut. Caranya, alpukat yang sudah halus tadi dibalurkan pada rambut, lalu ditutup dengan topi mandi selama satu jam. Setelah itu keramas dengan sampo.

Dengan berbagai khasiat yang dimiliki buah lezat ini, rasanya kita perlu membiasakan diri untuk memasukkan buah ini dalam daftar menu sehari-hari, baik itu sebagai jus, salad, maupun minuman segar.

Penulis: AN | Editor: Anna

Blog Archive

 

Copyright © 2009 by SegarBugar

Template by Blogger Templates | Powered by Blogger